Sabtu , 23 September 2017
Breaking News
OJK Optimistis Target Indeks Inklusi Tercapai Sebelum 2019

OJK Optimistis Target Indeks Inklusi Tercapai Sebelum 2019

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) optimistis target indeks inklusi keuangan dapat tercapai lebih cepat dari yang dipatok pemerintah pada 2019 sebesar 75%. Berdasarkan data survei Bank Dunia indeks inklusi keuangan nasional saat ini baru sebesar 36%. “Mudah-mudahan, dengan acara-acara inklusi keuangan yang didukung seluruh lembaga keuangan, seperti sekarang dilakukan BRI bersama-sama perusahaan-perusahaan di bawah grupnya, indeks inklusi keuangan 75% target pemerintah, bisa lebih cepat tercapai,” kata Direktur Pengembangan Inklusi Keuangan OJK Eko Ariantoro di Wonosari, Gunungkidul, Yogyakarta, Sabtu (15/10).

Lebih lanjut, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) terus mendorong upaya peningkatan indeks literasi dan inklusi keuangan di seluruh Nusantara. Salah upaya tersebut diwujudkan dengan menggelar bazaar Inklusi Keu angan untuk Rakyat yang dilangsungkan di Alun Alun Kota Wonosari, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu (15/10). “Kami mengapresiasi BRI yang melakukan program inklusi keuangan untuk semua rakyat di berbagai kota,” ujar Eko.

BRI tercatat melakukan sosialisasi inklusi keuangan selama satu bulan penuh pada Oktober 2016, yang digelar di Wonosari (15/10), Jayapura (22/10), dan Palembang (29/10). Bazaar tersebut digelar BRI bertepatan dengan penetapan bulan Oktober 2016 sebagai bulan ‘Inklusi Keuangan untuk Semua’ oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam rangka mencapai target indeks inklusi keuangan nasional sebesar 75% pada akhir tahun 2019.

Lebih jauh, kata Eko, di Yogyakarta, data masih menunjukkan tingkat literasi dan inklusi keuangan baru mencapai 21,8%. Namun demikian, kata Eko, pihaknya masih menantikan data terbaru dari hasil survei OJK yang dilakukan tahun ini.

Eko juga mengakui kendala terberat yang dihadapi saat ini adalah akses layanan keuangan ke daerah-daerah yang tidak terjangkau. Lebih jauh BRI yang merupakan salah satu bank yang melakukan program agen Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam Rangka Keuangan Inklusif (Laku Pandai) dengan produknya BRIlink diharapkan memungkinkan masyarakat dapat mengakses produk jasa keuangan melalui perbankan dengan mudah.

Agen BRILink mampu menyediakan berbagai layanan perbankan, seperti setoran pinjaman, setoran simpanan, tarik tunai, isi ulang pulsa, pembukaan rekening simpanan dan asuransi AM-KKM (Asuransi Mikro – Kesehatan, Kecelakaan dan Meninggal), untuk masyarakat yang belum terjangkau layanan perbankan konvensional.

Lebih jauh, Pemimpin Wilayah BRI Yogyakarta Andi Eko Putro menjelaskan, saat ini di Indonesia jumlah agen Laku Pandai telah mencapai 70 ribuan. Dari jumlah tersebut, sekitar 10% atau sebanyak 6.529 agen berada di Yogyakarta dan 240 agen di anta ranya berada di Gunungkidul. “Jumlah agen di Gunungkidul sebanyak 240 akan dinaikan menjadi 300 pada akhir 2016. Untuk mencapai target, kami rutin melakukan edukasi kepada debitur yang layak dan punya kemampuanlah untuk jadi agen,” kata Andi.

Di sisi lain, Bupati Gunungkidul Badingah menyambut baik upaya BRI meningkatkan literasi dan inklusi keuangan melalui bazaar Inklusi Keuangan untuk Rakyat. Dia juga mengakui banyaknya masyarakat yang belum mengetahui manfaat layanan jasa keuangan masih menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. “Saya berharap acara berjalan lancar dan sukses karena ini juga akan meningkatkan ekonomi masyarakat,” kata Badingah.

Sementara itu, bazaar inklusi BRI diramaikan oleh booth dari Bank BRI beserta anak perusahaan BRI, antara lain Bank BRI Syariah, Bank BRI Agro, BRI Life, BRIngin Srikandi Finance, dan BRINS. Dengan konsep edu-tainment, acara tersebut dikemas agar masyarakat lebih memahami produk-produk keuangan yang dipersembahkan oleh Bank BRI dan anak perusahaan.

Produk tersebut di antaranya Kredit UMKM, Kupedes, KPR, KKB, Tabungan BRI Simpedes, Tabungan BRI Simpel (Simpanan Pelajar), Basic Saving Account, Bancassurance BRI, DPLK BRI, Pembiayaan Syariah, Multifinance, dan Asuransi Mikro untuk Pertanggungan Kerugian, Kesehatan, Jiwa. Investor Daily- Tri Murti/ARS

Propellerads

Sumber : OJK Optimistis Target Indeks Inklusi Tercapai Sebelum 2019

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*