Sabtu , 23 September 2017
Breaking News
Paruh Pertama 2016, Industri Asuransi Lari Kencang
Ketua AAJI Hendrisman Rahim - (Foto: inilahcom)

Paruh Pertama 2016, Industri Asuransi Lari Kencang

Jakarta – Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat pendapatan industri asuransi di kurtal II-2016 sebesar Rp99,88triliun. Tumbuh 42,8% ketimbang kuartal II-2015 Rp 69,97 triliun. Ketua AAJI Hendrisman Rahim mengatakan, dari total pendapatan ini, pendapatan premi tercatat sebesar Rp74, 61 triliun. Atau tumbuh 10% dibanding periode yang sama di 2015 sebesar Rp67,82 triliun. “Total pendapatan premi dan jumlah tertanggung individual meningkat masing masing 10 persen dan 15,1 persen. Ini menunjukan, semakin tinggi kesadaran masyarakat akan pentingnya asuransi jiwa dalam menghadapi risiko yang tak terduga dalam hidup, ” ujar Hendrisman di Jakarta, Senin (10/10/2016).

Adapun tenaga pemasaran yang berkontribusi terhadap raihan pendapatan industri asuransi, lanjut Hendrisman, meningkat 12,1% menjadi 507.821 tenaga berlisensi dari sebelumnya 452.836 orang. Berkat tenaga pemasaran, terdapat premi baru senilai Rp43,41 triliun, atau tumbuh 10,8% dibanding kuartal II-2015 sebesar Rp39,19 triliun. Sedangkan premi lanjutan bernilai Rp31,19 triliun, atau tumbuh 9% dari periode sama di 2015 sebesar Rp28,63 triliun.

Hendrisman mengatakan, hasil investasi dari industri asuransi naik menjadi Rp21,92 triliun. Atau melompat 3.171% dibanding periode sama 2015 yang besarnya minus Rp0,71. Volume investasi tumbuh 13,2 % menjadi Rp362,92 triliun dari Rp320,51 triliun. Sedangkan klaim asuransi turun 0,6 % dari Rp1,34 triliun menjadi Rp1,33 triliun. Adapun pendapatan lainnya mencapai Rp2,03 triliun. “Total aset industri asuransi mencapai Rp405,96 triliun, atau naik 10,2 persen dari periode yang sama 2015 sebesar Rp368,52 triliun. Kami bersyukur, industri asuransi jiwa menguat berkat kesadaran masyarakat, ” kata Hendrisman. [ipe]

Sumber : Paruh Pertama 2016, Industri Asuransi Lari Kencang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*