Selasa , 26 September 2017
Breaking News
Sompo bidik premi Rp 2 triliun di 2017

Kinerja Asuransi Sompo----- Presiden Direktur PT Sompo Insurance Indonesia (Sompo) Daniel Neo berbicara pada jumpa pers di Jakarta, Kamis (16/3). Sompo Indonesia mencatat pertumbuhan premi bruto Rp 1,4 triliun pada tahun 2016 dan optimis masuk jajaran 10 besar perusahaan asuransi terbesar di Indonesia pada tahun ini. KONTAN/Cheppy A. Muchlis/16/03/2017

Sompo bidik premi Rp 2 triliun di 2017

Kinerja PT Sompo Insurance Indonesia melaju di tahun lalu. Perusahaan asuransi umum asal Jepang itu membukukan pertumbuhan premi dua digit.

Daniel Neo, President Director PT Sompo Insurance Indonesia mengatakan, tahun lalu Sompo menorehkan premi bruto Rp 1,39 triliun, tumbuh 21% secara year-on-year (yoy). Tahun ini, pihaknya menargetkan premi Rp 2 triliun. “Untuk mencapai target premi tahun ini, kami menambah kantor cabang dan produk baru. Tahun ini, kami akan menambah lima kantor cabang,” ujar dia, kemarin.

Ismoyo Subandrio, Direktur PT Sompo Insurance Indonesia menimpali, Sompo akan membuka cabang baru di Manado, Banjarmasin, Batam dan dua di Jawa. Sompo merogoh investasi Rp 300 juta-Rp 500 juta per kantor cabang.

Sompo juga meluncurkan dua produk baru. Pertama produk asuransi pertanian. Asuransi ini tergolong asuransi mikro dengan premi Rp 50.000 per paket atau setara 1.000 hektare lahan pertanian. Produk asuransi ini merupakan produk asuransi dari Sompo Jepang. Produk ini telah dipasarkan di Thailand. Nantinya, Sompo kerjasama dengan asuransi lain mengkavaer lahan pertanian.

Sompo juga memiliki asuransi kredit pemilikan rumah (KPR). Sompo menggandeng mitra perbankan untuk merambah distribusi bancassurance. Sebelumnya, Sompo mengandalkan penjualan secara langsung dan agen.

Saat ini, premi Sompo terdiri 50% dari asuransi properti (kebakaran). Asuransi kendaraan bermotor menyumbang premi 25%. Sisanya produk asuransi kesehatan, travel, asuransi gempa bumi dan asuransi umum lainnya.

Sompo juga mengubah portofolio investasi. Sebelumnya, portofolio investasi Sompo 100% parkir di deposito. Mulai akhir 2016, Sompo mengalihkan investasi ke surat utang negara (SUN) dengan porsi 30% hingga Desember 2016.

Ke depannya, Sompo berniat mengalokasikan investasi pada SUN hingga 70%. Namun, Sompo tetap menyesuaikan investasi dan liabilitis. Untuk mencapai porsi investasi SBN 70%, Sompo membutuhkan waktu antara tiga tahun-lima tahun.

Dengan racikan investasi tersebut, laba bersih perusahaan ini mencapai Rp 70 miliar di tahun lalu. Tahun ini, Sompo akan mempertahankan perolehan laba setidaknya sama dengan tahun lalu.(Reporter Dina Farisah Editor Dupla KS)

Sumber:keuangan.kontan.co.id/news/sompo-bidik-premi-rp-2-triliun-di-2017

Propellerads

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*